SIAP BERGERAK TUNTAS! POLRES GRESIK KERAHKAN 103 PERSONEL, OPERASI TUMPAS NARKOBA SEMERU 2026 SIAP GEBUK HINGGA AKAR SINDIKAT!
GRESIK || WADAH ASPIRASI — Kesiapan matang telah ditempa! Polres Gresik gelar Latihan Pra Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 di Rupatama Sarja Arya Racana, Senin (10/8/2026), sebagai langkah nyata memastikan seluruh jajaran siap bertindak cepat, tepat, dan tuntas memberantas peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah.
Kegiatan dipimpin Kabag Ops Kompol Arief Sukmo Wibowo mewakili Kapolres AKBP Ramadhan Nasution, dihadiri Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani serta seluruh pejabat dan personel yang ditugaskan. Selama 12 hari penuh mulai 12–23 Agustus 2026, sebanyak 103 personel gabungan Satresnarkoba dan jajaran Polsek akan turun ke lapangan.
⚔️ TIDAK HANYA PENGGUNA, TAPI TEMBUS HINGGA JARINGAN UTAMA
Arahan tegas Kapolres menggarisbawahi: operasi tak berhenti pada penangkapan pemakai, tapi harus menembus hingga pengedar, pemasok, hingga sindikat pengendali. Seluruh jenis narkotika, tembakau sintetis, obat terlarang, hingga modus baru seperti vape cair dan penyamaran barang lain menjadi sasaran.
“Lakukan deteksi dini, razia terukur, tuntaskan proses hukum sampai pelimpahan. Utamakan keselamatan, tapi jangan beri celah sedikitpun bagi pelaku,” tegas arahan yang dibacakan.
📊 PETA RAWAN DAN PERINGATAN MODUS YANG MAKIN LICIK
Data sepanjang 2025 menunjukkan titik rawan tertinggi: Manyar 25 kasus, Driyorejo 23, Kebomas 16, dan Gresik Kota 15 kasus. Modus kini makin canggih: sistem ranjau, obat keras tanpa resep, hingga menyusup ke pemukiman dan lingkungan pendidikan. Personel diminta maksimalkan teknologi dan waspadai kebocoran informasi.
🛡️ TEGAS, PROFESIONAL, DAN TANPA PANDANG BULU
Seluruh penanganan kasus dipusatkan di Satresnarkoba agar data terpadu dan jaringan terlacak utuh. “Bertindaklah berdasar penyelidikan matang, hindari sikap arogan. Jika terbukti ada oknum terlibat, penindakan tegas tetap berjalan tanpa ampun,” tegas Kasat Resnarkoba.
Peringatan penting disampaikan: Predikat Gresik sebagai Kota Santri bukan alasan untuk lengah. Justru harus lebih waspada agar wilayah ini tidak dicemari kejahatan narkoba.
Melalui persiapan ini, Polres Gresik berkomitmen menekan drastis peredaran narkoba dan mengembalikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat.
Related Articles